web design templates

Klinik Kulit & Kelamin

Spesialis Penyakit Kulit, Kelamin, Andrologi, Ginekologi,
Bedah dan Estetika Terbaik dan Terpercaya di Jakarta.

Mobirise

Akibat Dari Penyakit Raja Singa

Penyakit Raja Singa Adalah? 

Penyakit raja singa adalah infeksi bakteri menular seksual. Penyakit raja singa dapat diobati pada tahap awal, akan tetapi tanpa adanya pengobatan maka dapat menyebabkan kecacatan, gangguan neurologis bahkan kematian. Ada beberapa tahapan dalam penyakit ini, seperti tahap primer, tahap sekunder, tahap laten dan tahap tersier. Penyakit raja singa melibatkan pria yang berhubungan seksual dengan pria juga. Penyakit raja singa dapat diobati dengan pengobatan antibiotik terutama pada tahap awal. Penyakit ini tidak akan sembuh tanpa adanya pengobatan. Bakteri ini dapat menyebar diantara orang-orang melalui kontak secara langsung dengan luka. Penyakit raja singa menyebar melalui aktifitas seksual oral, anal atau vaginal. Tanda pertama adalah luka yang tidak nyeri pada alat kelamin, rektum, mulut atau bagian kulit lainnya.

Beberapa Penyebab Penyakit Raja Singa

Penyakit raja singa berkembang ketika bakteri Treponema Pallidum berpindah dari 1 orang ke orang lain selama aktifitas seksual. Infeksi ini dapat menular dari ibu hamil ke janinnya selama kehamilan atau ke bayi selama persalinan. Jenis ini biasa disebut penyakit raja singa kongenital. Penyakit raja singa tidak dapat menyebar melalui kontak umum seperti gagang pintu, peralatan makan atau dudukan toilet.

Adapun Faktor Risiko Dari Penyakit Raja Singa 

Seseorang yang aktif secara seksual akan berisiko tertular penyakit raja singa, biasanya yang paling berisiko seperti :

• Seseorang yang melakukan hubungan seksual tanpa kondom. 

• Pria yang berhubungan seksual dengan pria juga.

• Seseorang yang memiliki HIV.

• Seseorang dengan pasangan seksual lebih dari 1 pasangan.

• Adanya luka penyakit raja singa juga dapat meningkatkan tertular HIV.

Kenali Gejala Penyakit Raja Singa 

Beberapa gejala penyakit raja singa menurut tahapannya seperti primer, sekunder, laten dan tersier, gejala ini menentukan setiap tahapnya. Penyakit ini bisa menular selama tahap primer dan tahap sekunder, terkadang tahap laten. Pada tahap tersier tidak menular tetapi memiliki gejala yang paling parah.

1. Gejala Pada Tahap Primer

Gejala penyakit raja singa tahap primer termasuk luka yang tidak nyeri, berstektur keras, berbentuk bulat atau biasa disebut chancre. Luka ini muncul dalam 10 hari hingga 3 bulan setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Chancre sembuh dalam 2 minggu hingga 6 minggu. Namun jika tanpa adanya pengobatan, penyakit ini dapat tetap berada didalam tubuh dan berkembang ke tahap berikutnya.

2. Gejala Pada Tahap Sekunder 

Luka yang menyerupai kutil dimulut, didubur dan dikelamin. Ruam yang tidak terasa gatal, berstektur kasar, berwarna merah atau kecoklatan yang muncul pada batang tubuh dan menyebar ke seluruh tubuh termasuk telapak tangan dan telapak kaki. Tanpa adanya pengobatan, tahap sekunder dapat berkembang ke tahap laten dan tahap tersier.

3. Gejala Pada Tahap Laten 

Tahap laten dapat berlangsung selama beberapa tahun. Tubuh akan menyimpan penyakit tanpa gejala. Namun bakteri ini tetap tidak aktif didalam tubuh dan selalu ada risiko kekambuhan. Dokter menyarankan untuk mengobati penyakit raja singa pada tahap ini, bahkan jika gejalanya tidak muncul. Setelah tahap laten maka tahap tersier dapat berkembang.

Tes Dan Mendiagnosa Penyakit Raja Singa 

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan riwayat seksual sebelum melakukan beberapa tes dan pengujian untuk penyakit raja singa. Tes darah untuk mendeteksi infeksi, karena antibodi terhadap bakteri akan ada selama bertahun-tahun. Selain itu dari cairan yang dievaluasi dari chancre selama tahap primer dan tahap sekunder. Setiap pasangan seksual juga harus melakukan beberapa tes.

Pengobatan Untuk Penyakit Raja Singa 

Pengobatan untuk penyakit raja singa bisa berhasil terutama pada tahap awal. Strategi pengobatan akan tergantung pada gejala. Penyakit raja singa tahap tersier akan membutuhkan beberapa pengobatan tambahan. Menyembuhkan infeksi akan mencegah kerusakan lebih lanjut pada tubuh dan hubungan seksual yang aman. Seseorang dengan alergi biasanya dengan pengobatan alternatif pada tahap awal. Selama pengobatan biasanya akan merasakan menggigil, demam, mual, nyeri pegal dan sakit kepala juga dapat terjadi.

Pencegahan Untuk Penyakit Raja Singa

Langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penyakit raja singa meliputi:

• Berpantang hubungan seksual. 

• Mempertahankan hubungan monogami timbal balik jangka panjang dengan pasangan yang tidak menderita penyakit raja singa.

• Menggunakan kondom meskipun hanya untuk melindungi terhadap luka genital.

• Menggunakan pengaman gigi selama seks oral.

• Menghindari berbagi mainan seks (seks toys).

• Menahan diri dari alkohol dan obat-obatan yang berpotensi menyebabkan hubungan seksual yang tidak aman.

Segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut di Klinik Apollo jika mengalami kondisi penyakit raja singa. Atau bisa menghubungi kami dinomor 0815-1466-6512 untuk melakukan konsultasi online atau membuat janji dengan dokter agar tidak mengantri lebih lama saat datang ke klinik untuk melakukan pengobatan dengan dokter.

Mobirise

Berdiri sejak tahun 2012, kami mengobati ribuan pasien hingga kembali pulih seperti sediakala, bersama dokter professional terbaik dan berpengalaman dengan alat modern dan canggih.

Alamat:
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Sel., Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730 

Kontak
Email: [email protected]
Phone: 0815-1466-6512
Whatsap: 0815-1466-6512

Jam Operasional
Senin s/d Minggu
Pukul: 10.00-20.00 WIB

© Copyright 2021 Klinik Apollo - All Rights Reserved

banner