bootstrap html templates

Klinik Kulit & Kelamin

Spesialis Penyakit Kulit, Kelamin, Andrologi, Ginekologi,
Bedah dan Estetika Terbaik dan Terpercaya di Jakarta.

Mobirise

Apakah Penyakit Raja Singa Bisa Menular?

Fakta Mengenai Penyakit Raja Singa 

Apakah penyakit raja singa bisa menular? Penyakit raja singa memiliki banyak gambaran klinis yang sering dikelompokkan menjadi beberapa tahap tergantung kapan terjadinya. Ada 3 tahap penyakit raja singa dimana gejalanya muncul, namun tidak semua orang akan melalui ke 3 tahapan tersebut. Penyakit raja singa pertama kali muncul sebagai penyakit menular akut yang kemudian tampak hilang dengan sendirinya. Kemungkinan muncul kembali beberapa saat kemudian. Ini juga dapat kambuh lagi sebagai kondisi medis kronis yang tidak menular.

Penderita penyakit raja singa dikelompokkan menjadi 2 yaitu menular dan tidak menular. Tes darah untuk penyakit raja singa sangat diperlukan. Penyakit raja singa merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan. Kondisi yang berhubungan dengan seksual. Tidak ada pengobatan untuk penyakit raja singa. Selama beberapa tahun penyakit raja singa telah meningkat baik pada pria maupun pada wanita, akan tetapi lebih pada pria. Mirip dengan IMS lainnya, penyakit ini dapat meningkatkan risiko terinfeksi atau menularkan infeksi HIV.

Penyakit Raja Singa Dan Penyebabnya 

Apakah penyakit raja singa bisa menular? Dalam sebagian besar kasus, penyakit raja singa ditularkan melalui kontak seksual. Ini dapat ditularkan melalui semua bentuk kontak seksual termausk seks oral dan seks anal bahkan kemungkinan dengan berciuman. Penyakit raja singa menghasilkan luka tanpa rasa sakit pada bagian tubuh yang bersentuhan dengan seseorang yang terinfeksi. Luka perlahan mengeluarkan cairan bening yang mengandung banyak penyakit raja singa. Jika menyentuh kulit rusak orang lain atau selaput lendir (seperti bagian dalam vagina), kemungkinan akan membuat luka baru dan menularkan infeksi.

Luka awal tidak menimbulkan rasa sakit dan sering terletak di area tersembunyi sehingga seseorang dapat menularkan penyakit raja singa tanpa menyadarinya. Penyakit raja singa kongenital terjadi ketika seorang ibu hamil dengan penyakit ini menularkan infeksi pada bayinya. Hal ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius dan signifikan pada bayo, termasuk kematian bayi yang belum lahir. Penyakit raja singa kongenital juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Semua wanita hamil harus melakukan tes secara rutin, sehingga jika adanya infeksi bisa diobati.

Gejala Dan Komplikasinya 

Apakah penyakit raja singa bisa menular? Tahap awal penyakit ini disebut tahap primer. Biasanya hanya ada 1 ulkus yang muncul selama 10 hari hingga 100 hari (rata-rata 1 bulan) setelah infeksi. Pada awalnya tampak seperti lengkungan berwarna merah dan area bakteri yang berkembang biak. Kondisi ini dengan cepat terkikis menjadi bisul tanpa rasa sakit yang disebut chancre. Chancre biasanya hilang dan sembuh dalam 1 bulan hingga 2 bulan tergantung dari pengobatannya. Namun jika orang tersebut tidak diobati, bakteri tersebut akhirnya dapat memasuki aliran darah dan dibawa ke banyak bagian tubuh. Ruam dapat berkembang selama tahap ini.

Biasanya terlihat sekitar 6 minggu hingga 3 bulan setelah chancre terbentuk dalam beberapa kasus dan dapat terjadi meskipun chancre belum sepenuhnya sembuh. Ruam bisa terus memburuk selama 2 bulan ke depan. Bintik-bintik berwarna merah atau coklat muncul di dada, di lengan dan di kaki. Yang tidak biasa ruam ini juga dapat ditemukan ditelapak tangan dan di telapak kaki. Ruam dapat tetap berupa bintik-bintik berwarna merah atau bersisik, akan tetapi biasanya tidak terlalu gatal. Ruam kemungkinan hilang. Bakteri juga bisa masuk ke otak dan dapat menyebabkan meningitis. Seseorang tersebut kemungkinan mengalami gangguan pendengaran, masalah keseimbangan, perubahan visual dan nyeri tulang. Tahap sekunder bisa muncul dan hilang selama 1 tahun atau 2 tahun.

Apakah penyakit raja singa bisa menular? Selama ruam ada, tahap sekunder dapat menular. Bakteri tetap ada akan tetapi tidak menimbulkan gejala dan tidak muncul untuk menginfeksi orang lain biasanya disebut tahap laten. Seseorang yang tidak melakukan pengobatan selama tahap primer memiliki kemungkinan mengembangkan tahap tersier kronis. Pengobatan penyakit raja singa ini bisa dilakukan hanya di Klinik Apollo. Reservasi secara online dapat mempermudah seseorang dalam proses pendaftaran agar tidak perlu mengantri terlalu lama dan menunggu terlalu lama. Bisa bertemu langsung dengan dokter.

Segera konsultasikan di Klinik Apollo 

Melakukan pemeriksaan di Klinik Apollo akan ditangani secara langsung oleh dokter ahli dan staff medis yang handal dibidangnya. Selain itu biaya pengobatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta, Indonesia. Klinik Apollo sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya dalam setiap pengobatan dan pelayanannya. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di nomor 0815-1466-6512. Dan jika mempunyai pertanyaan lainnya seputar penyakit kelamin, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi medis online secara gratis.

Mobirise

Berdiri sejak tahun 2012, kami mengobati ribuan pasien hingga kembali pulih seperti sediakala, bersama dokter professional terbaik dan berpengalaman dengan alat modern dan canggih.

Alamat:
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Sel., Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730 

Kontak
Email: [email protected]
Phone: 0815-1466-6512
Whatsap: 0815-1466-6512

Jam Operasional
Senin s/d Minggu
Pukul: 10.00-20.00 WIB

© Copyright 2021 Klinik Apollo - All Rights Reserved

banner