css templates

Klinik Kulit & Kelamin

Spesialis Penyakit Kulit, Kelamin, Andrologi, Ginekologi,
Bedah dan Estetika Terbaik dan Terpercaya di Jakarta.

Mobirise

Dampak Negatif Penyakit Sipilis

Dampak Penyakit Sipilis

Infeksi penyakit sipilis terjadi secara bertahap seperti tahap primer, tahap sekunder dan tahap laten. Setiap tahap memiliki gejala yang berbeda. Penyakit sipilis terkadang aktif dan terkadang juga tidak aktif. Ketika penyakit sipilis aktif, kemungkinan adanya gejala. Dan ketika penyakit sipilis tidak aktif, maka tidak ada gejala yang muncul meskipun masih menderita penyakit sipilis. Penyakit sipilis bisa disembuhkan dengan pengobatan antibiotik. Tingkat penyakit sipilis telah meningkat. Penyakit sipilis yang paling umum yaitu diantara pria yang berhubungan seksual dengan pria juga. 

Gejala Penyakit Sipilis

Jika menderita penyakit sipilis biasanya tidak ada gejala apapun. Penyakit sipilis tampaknya seperti infeski atau kondisi lain dan sulit untuk didiagnosa.

• Tahap primer 

Luka tanpa rasa sakit (chancre) dapat berkembang diarea sakit dan masuk ke dalam tubuh. Luka biasanya terjadi antara 3 hari hingga 90 hari setelah kontak seksual. Luka paling sering muncul di area genital, akan tetapi bisa juga dibibir dan dan dimulut. Luka akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu, akan tetapi penyakit sipilis akan terus berkembang.

• Tahap sekunder 

Ruam yang tidak terasa gatal dapat berkembang dimana saja dari hari ke 14 hingga hari ke 90 setelah kontak seksual. Ruam dapat muncul dimana saja ditubuh, akan tetapi paling sering ditemukan didada, diperut, dialat kelamin, ditelapak tangan dan ditelapak kaki. Ruam biasanya hilang, akan tetapi bisa muncul dalam beberapa bulan kemudian. Gejala lain kemungkinan dapat termasuk sakit kepala, demam, rambut rontok, pembengkakan kelenjar getah bening dan benjolan atau bercak didalam mulut, anus, penis atau alat kelamin luar atau vagina dan alat kelamin dalam.

• Tahap laten 

Jika penyakit sipilis tidak diobati, maka dapat berkembang ke tahap laten. Tahap laten dapat berlangsung hingga 30 tahun atau lebih dan kemungkinan tidak memiliki gejala selamanya. Tahap laten memiliki 2 tahap seperti tahap awal dan tahap akhir.

Apa Penyebab Penyakit Sipilis? 

Penularan penyakit sipilis melalui kontak seksual vagina, oral dan anal. Termasuk seks penetrasi dan aktifitas seksial dimana adanya pertukaran cairan tubuh atau kontak kulit ke kulit. Penularan bisa terjadi melalui seks toys. Jika menderita penyakit sipilis maka dapat menularkannya ke orang lain bahkan jika tidak memiliki gejala. Penularan dapat terjadi pada tahap primer, tahap sekunder dan tahap laten awal.

Komplikasi Tidak Diobati 

Biasanya tidak ada masalah kesehatan lain jika mengobati penyakit sipilis sejak dini. Jika tidak diobati, maka dapat menyebabkan komplikasi serius termasuk peluang lebih tinggi untuk tertular dan menularkan HIV serta ketidaksuburan. Kasus penyakit yang parah dapat menyebabkan kematian. Neurosifilis adalah infeksi sistem saraf pusat yang dapat terjadi pada tahap apapun.

Gejala kemungkinan termasuk sakit kepala, pusing, perubahan kepribadian, masalah keseimbangan, demensia, perubahan penglihatan, gangguan pendengaran, mati rasa atau kelemahan pada kaki. Jika sedang hamil maka harus diskrining untuk penyakit sipilis, agar tidak ada penularan pada anak selama kehamilan dan kelahiran. 

Berbagai Tes Dan Pengujian 

Tes biasanya dilakukan dengan sampel darah atau swab dari luka (chancre) jika ada. Tes penyakit sipilis sebaiknya dilakukan jika:

• Memiliki gejala. 

• Memiliki pasangan seksual yag telah dites positif penyakit sipilis.

• Sedang melakukan skrining rutin untuk infeksi menular seksual (IMS).

• Sedang hamil.

Sebagian besar tes swab akurat setelah memiliki gejala. Tes darah adalah yang paling akurat 90 hari setelah bersentuhan dengan penyakit sipilis. 

Penyakit Sipilis Dan Pengobatannya

Penyakit sipilis diobati dengan pengobatan antibiotik yang diresepkan oleh dokter ahli. Biasanya melalui pengobatan intravena sesuai petunjuk dari dokter. Jika tidak sesuai dengan dosisnya kemungkinan infeksi tidak dapat disembuhkan. Konsultasikan dengan dokter jika terjadi atau jika masih memiliki gejala setelah menyelesaikan pengobatan. 

Hindari melakukan hubungan seksual (bahkan dengan kondom) selama 14 hari setelah memulai pengobatan. Jika melakukan hubungan seksual, maka dapat menularkan penyakit sipilis ke pasangan seksualnya atau bisa saja tertular kembali (kambuh). Jika terjadi, konsultasikan dengan dokter. 

Setelah pengobatan selesai, tes darah lanjutan dilakukan pada 6 bulan hingga 12 bulan, kemudian setiap 6 bulan selama 2 tahun untuk memastikan pengobatan antibiotik berhasil. Pengobatan ini bisa Anda lakukan di Klinik Apollo dengan bantuan peralatan medis yang sudah canggih dan modern. Pengobatan ini lebih mudah dengan menghubungi dinomor 0815-1466-6512

Mobirise

Berdiri sejak tahun 2012, kami mengobati ribuan pasien hingga kembali pulih seperti sediakala, bersama dokter professional terbaik dan berpengalaman dengan alat modern dan canggih.

Alamat:
Jl. Pangeran Jayakarta No.115, RT.9/RW.7, Mangga Dua Sel., Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10730 

Kontak:
Email: [email protected]
Phone: 0815-1466-6512
Whatsap: 0815-1466-6512

Jam Operasional
Senin s/d Minggu
Pukul: 10.00-20.00 WIB

© Copyright 2021 Klinik Apollo - All Rights Reserved

banner