Klinik Apollo, Jakarta – Penyebab lemah syahwat bisa berasal dari berbagai faktor. Para lelaki harus berhati-hati karena masalah tersebut bersangkutan dengan kepuasan seksual. Ada dampak tersendiri ketika aliran darah dan pembuluh darah Mr. P terganggu.

Jadi, saat pria mengalami lemah syahwat, mereka mungkin akan dihadapi dengan beberapa kondisi, yakni tidak bisa mencapai ereksi, dapat mencapai ereksi tetapi tidak bertahan lama, dan penurunan gairah seksual.

Lemah syahwat bisa sembuh secara keseluruhan, tetapi perlu diobati sesuai penyebabnya. Lantas, apa penyebab lemah syahwat? Mari, kenali lebih dalam mengenai faktor yang memicu gangguan seksual ini.

>> Konsultasi Online Gratis Di Sini <<

Kondisi yang Jadi Penyebab Lemah Syahwat

Penis yang sulit berdiri saat aktivitas seksual sedang berlangsung, maka dapat memengaruhi emosional dan fisik kedua pasangan. Pasangan Anda mungkin akan merasa frustrasi akibat masalah kesehatan organ reproduksi ini.

Jadi, memahami hal yang mendasar seperti pemicu gangguan yang disebut juga sebagai disfungsi ereksi ini sangat penting. Selain membantu mengidentifikasi, pemahaman ini juga dapat menjadi acuan atas pengobatan yang tepat.

Berikut ini adalah beberapa penyebab dari lemah syahwat.

1. Sering Bergadang

Apakah Anda termasuk orang yang sering terjaga saat malam hari? Tahukah Anda bahwa bergadang dapat meningkatkan risiko lemah syahwat.

Aliran darah dan pembuluh darah akan mengalami gangguan ketika Anda terbiasa menjalani pola hidup yang tidak sehat tersebut–aliran darah yang mengalir ke penis berkurang. Hal tersebut dapat membuat kaum Adam sulit atau tidak sanggup mempertahankan ereksi.

Selain sering bergadang, merokok, minum minuman beralkohol, dan memakan makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan lemah syahwat. Mengenai makanan yang tidak sehat, aspek tersebut berkontribusi pada obesitas yang juga menjadi akar permasalahan lemah syahwat.

2. Kesehatan Mental yang Tidak Baik

Tidak hanya masalah fisik, lemah syahwat atau disfungsi ereksi bisa datang akibat mental yang tidak sehat, yang merujuk pada stres, kecemasan, atau kekhawatiran yang berlebihan.

Banyak masalah-masalah kehidupan yang dapat memicu ketidakstabilan emosional, seperti perceraian, problem di tempat kerja, atau khawatir terhadap performa seksual. Orang-orang yang sedang dalam posisi tersebut  memiliki risiko tinggi terkena kondisi medis tersebut.

>> Konsultasi Online Gratis Di Sini <<

3. Kekurangan Hormon Testosteron

Hasrat seksual pria dikendalikan oleh hormon seks yang dikenal sebagai testosteron. Ketika tingkat testosteron menurun, dapat menyebabkan kesulitan mencapai kesenangan seksual dan meningkatkan risiko mengalami lemah syahwat.

Selain itu, lemah syahwat dapat disebabkan oleh berbagai penyakit yang berhubungan dengan ketidakseimbangan hormon. Adapun contoh-contohnya, yaitu diabetes, gangguan tiroid, dan hipogonadisme.

Penyakit-penyakit tersebut bukan hanya berdampak pada tingkat testosteron, melainkan juga dapat menimbulkan masalah saraf dan mengurangi aliran darah ke alat kelamin pria. Sebagai hasilnya, kondisi ini dapat menyebabkan impotensi dan memperburuk problem kesehatan seksual pada pria.

4. Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan masalah kesehatan yang terjadi akibat pola hidup yang sehat. Dalam dunia kesehatan, penyakit tersebut dapat berkontribusi pada lemah syahwat.

Beberapa cara penyakit jantung berkontribusi terhadap lemah syahwat adalah sebagai berikut:

  • Aterosklerosis: pembuluh darah menyempit akibat plak yang menumpuk di dinding arteri, menghambat aliran darah, dan mengurangi alirannya ke penis.
  • Penyempitan pembuluh darah: jantung yang tidak berfungsi dengan optimal atau penyakit arteri koroner dapat menurunkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis.

5. Operasi Prostat atau Buli-Buli

Laki-laki yang melakukan operasi di bagian prostat atau buli-buli (kandung kemih) mempunyai risiko lemah syahwat. Ini akibat dari pembuluh darah atau saraf di sekitar penis yang rusak. Kerusakan kedua bagian penting tersebut dapat disebabkan oleh tindakan operasi tersebut.

Gangguan ereksi yang muncul bisa bersifat sementara atau bertahan setelah operasi. Apabila hal ini terjadi, perlu dipertimbangkan perawatan atau pengobatan untuk membantu memulihkan fungsi ereksi.

Baca Juga: 6 Buah yang Membantu Mengatasi Lemah Syahwat, Efektif?

Konsultasi Faktor Pendorong Lemah Syahwat di Klinik Apollo

Lemah syahwat bukan hanya masalah fisik, tetapi juga dapat merusak aspek psikologis dan emosional dalam kehidupan sehari-hari. Pengidap sering tidak percaya diri, cemas, dan bahkan dampak negatif pada hubungan interpersonal.

Jangan biarkan lemah syahwat mengganggu kehidupan Anda. Klinik Apollo dapat memberikan solusi yang efektif untuk mengembalikan “keperkasaan” Anda! Tidak perlu bingung soal kantung karena biaya pengobatan di sini sangat terjangkau.

Segera jalani pemeriksaan dan pengobatan dengan menghubungi Klinik Apollo. Anda juga bisa berkonsultasi online terlebih dahulu mengenai penyebab lemah syahwat untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Silakan klik tautan di atas!

Join to newsletter.

Informasi terupdate penyakit kelamin.

About the Author: Muhammad Yusuf Shabran

Pemuda yang senang dengan dunia cerpen. Telah berkecimpung dalam bidang kepenulisan di beberapa media siber. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer di Klinik Apollo.

Butuh bantuan kami?

Hubungi kami di 0812-1230-6882

Tim medis kami online 24 jam/hari.