Klinik Apollo, Jakarta – Gonore bukanlah penyakit yang dapat disepelekan karena tanda gonore parah pada pria bisa dialaminya. Hal ini terjadi ketika infeksi yang menular tersebut tidak ditangani dengan segera.

Untuk mengetahui apakah infeksi bakteri yang menyebabkan gonore (kencing nanah), Neisseria gonorrhoeae, ada dalam tubuh atau tidak, penderita membutuhkan pemeriksaan dokter. Jadi, bukan asumsi semata.

Terlebih untuk mereka yang mungkin sudah merasakan gejala kencing nanah. Apabila dibiarkan kemudian menjadi parah, sejumlah efek samping yang lebih serius dapat menghantui penderita. Jadi, segera periksakan kepada dokter.

>> Konsultasi Online Gratis Di Sini <<

Seperti Apa Tanda Gonore Parah pada Pria?

Penyakit gonore berinkubasi antara 2 hingga 5 hari, ini terasa sangat cepat dalam memunculkan gejala. Walaupun demikian, kondisi medis tersebut pun sering tidak memunculkan gejala pada pengidap.

Alhasil, pengidap tidak menyadari bahwa infeksi sudah bersemayam dalam tubuh dan siap menjalar kapan pun selama tidak ada penanganan medis.

Pada awalnya, uretra akan menjadi bengkak apabila gejala muncul. Seiring berjalannya waktu, ini bisa menyebarluaskan infeksi dan menjadi parah.

Berikut ini adalah berbagai tanda yang mungkin muncul pada pria ketika gonore sudah parah.

1. Keluar Cairan Abnormal

Cairan abnormal akan keluar dari kemaluan pria dengan bau dan sensasi yang menyertainya. Zat cair yang berwarna kuning-kehijauan ini disebut juga sebagai nanah.

Dalam lima sampai empat belas hari, nanah akan terus bersarang dalam alat kelamin pengidapnya setelah terinfeksi. Bakteri jahat akan mencoba menginfeksi pembuluh darah dan jaringan testis saat ciri tersebut hadir.

2. Gatal di Penis

Alat kelamin menjadi target utama dari infeksi Neisseria gonorrhoeae. Patogen tersebut dapat mengakibatkan gatal di saluran kemih dan juga area penis.

Tidak hanya itu, saat atau setelah pengobatan pun, gatal-gatal yang mengganggu ini terasa di bagian yang terinfeksi.

Mengapa bisa terjadi? Karena kemunculan infeksi lain akibat penyebab penyakit menular seksual ini menyebabkan sensasi tersebut.

3. Nyeri yang Berlebihan Saat Berkemih

Nyeri saat berkemih memang bukan menjadi gejala yang langka. Artinya, sudah banyak orang yang mengalami kondisi ini. Apa jadinya jika efek tersebut ternyata merupakan tanda dari gonore?

Ya, nyeri yang berlebihan saat berkemih (anyang-anyangan) terasa oleh laki-laki yang terkontaminasi. Tanda yang satu ini umumnya muncul secara bersamaan dengan berubahnya warna air seni menjadi putih, hijau, atau kuning.

4. Luka di Pangkal Paha

Tanda gonore parah pada pria yang tidak kalah mengganggu adalah kemunculan luka di pangkal paha atau selangkangan. Ciri (luka) tersebut dapat menjalar ke area dubur hingga zakar.

Perhatikan, infeksi yang berlarut-larut dapat membuat luka semakin merajalela, membuat penderita terganggu dengan rasa sakitnya. Oleh karenanya, perawatan begitu diperlukan agar tidak terjadi hal yang demikian.

>> Konsultasi Online Gratis Di Sini <<

5. Sakit ketika Ereksi

Orang yang terkena gonore sering kali mengalami sakit ketika penis ereksi. Ini disebabkan oleh bakteri yang menyebabkan gonore yang menginfeksi saluran kencing bagian bawah.

Rasa sakit ini bisa menjadi lebih buruk kalau tidak segera diobati dengan baik. Jadi, penting untuk segera mencari bantuan medis agar dapat ditangani secara efektif dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

6. Mengalami Hematuria

Hematuria, masyarakat umum mengenalnya dengan sebutan “kencing berdarah”. Ada beberapa alasan terkait dengan penderita gonore yang mengalami hematuria.

Pertama, gonore dapat meradangkan saluran kencing, kandung kemih, dan bahkan testis. Peradangan yang parah dapat merusak dinding-dinding saluran kencing sehingga urine dan darah menyatu.

Kedua, bakteri dapat menyebar dan merusak organ-organ di sekitar saluran kencing jika infeksi gonore tidak segera diobati. Penyebaran infeksi ini dapat memberikan gejala berupa kencing darah pada pengidapnya.

7. Pembengkakan di Beberapa Bagian Tubuh

Anda harus waspada jika ada pembengkakan di bagian tubuh, yakni leher, selangkangan, dan ketiak sekaligus gejala-gejala di atas. Fenomena tersebut dikenal sebagai pembengkakan kelenjar getah bening.

Jika tidak diacuhkan, bakteri penyebabnya dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh, bahkan masuk ke dalam darah.

Ketika itu terjadi, gonore dapat menginfeksi kelenjar limfa, yang kemudian menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Baca Juga: Tanda Gonore Parah pada Wanita dengan Infeksi Tersembunyi

Pengobatan Tanda Gonore Parah pada Pria di Klinik Apollo

Segera cari bantuan medis apabila Anda memiliki ciri-ciri di atas. Semakin cepat pertolongan datang, Anda berpeluang untuk sembuh lebih cepat. Jangan sampai infeksi menyebar karena dapat merugikan Anda dan pasangan.

Jadi, solusinya adalah pengobatan. Anda bisa diobati di Klinik Apollo agar infeksi tidak semakin menjadi. Kalaupun sudah menjadi parah, tidak perlu khawatir, dokter terbaik kami dapat membantu Anda.

Pengobatan gonore pada pria yang mempunyai tanda yang sudah parah adalah antibiotik. Dokter Klinik Apollo dapat memberikan antibiotik tertentu sesuai hasil pemeriksaan. Pasien harus menghabiskan obat, bahkan sekalipun gejala telah hilang seutuhnya.

Hal ini bertujuan untuk membantu menyembuhkan pasien dengan cepat. Jadi, jangan menunggu terlalu lama. Hubungi Klinik Apollo untuk penanganan medis dengan biaya terjangkau yang ramah di kantung.

Join to newsletter.

Informasi terupdate penyakit kelamin.

About the Author: Muhammad Yusuf Shabran

Pemuda yang senang dengan dunia cerpen. Telah berkecimpung dalam bidang kepenulisan di beberapa media siber. Saat ini tengah mendalami konten-konten dan penulisan seputar kesehatan sebagai Content Writer di Klinik Apollo.

Butuh bantuan kami?

Hubungi kami di 0812-1230-6882

Tim medis kami online 24 jam/hari.